Burnley Adalah 'Pesan' Dari Petinggi Chelsea ?

ParlayGilaBola - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri berbicara bahwa dia ingin para pemainnya menyalurkan kemarahan dampak kekalahan di Liga Champions sebagai motivasi untuk mengalahkan Lazio di Piala Super Eropa serta untuk mengawali musim baru dengan baik.

Juventus musim lalu untuk kedua kalinya dalam tiga tahun terbaru sanggup menembus final Liga Champions. Tetapi mereka mempunyai hasil yang sama semacam dua tahun lalu, kalah di final. Bila di final 2015 mereka dikalahkan Barcelona, musim lalu merka dikalahkan Real Madrid dengan skor telak 1-4.

Dan jelang pertandingan Supercoppa Italia, Senin (14/8) dini hari nanti, Bianconeri diinginkan Allegri 'marah' saat berjumpa dengan Biancocelesti.

"Juventus sudah memenangkan enam scudetto beruntun, mencapai final Liga Champions dua kali dalam tiga tahun, memenangkan Coppa Italia serta Piala Super Italia," ujarnya.

"Ada kepahitan saat kalah di final, tapi kita wajib semakin fokus pada kepuasan mencapai final dua kali dalam tiga tahun, sebab Juventus belum sempat ke sana untuk waktu yang lumayan lama," tambahnya.

"Musim baru sudah dimulai, kita semua berada di suatu  level bermain. Seusai kekalahan di final Liga Champions di Cardiff, kita wajib memakai kemarahan itu untuk mengawali kampanye baru. Kita wajib menyadari kekuatan kita serta sadar bahwa kita perlu kerja keras dari hari ke hari. Yang penting merupakan menantang Scudetto, Coppa Italia serta Liga Champions," tandasnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.