Semua Keputusan Mengenai Nasib Balde Keita Ada Pada Tangan Igli Tare ?
ParlayGilaBola - Presiden Lazio, Claudio Lotito mengungkapkan bahwa apapun tetap dapat terjadi di bursa transfer musim panas ini, tergolong soal masa depan Keita Balde Diao. Tetapi ditegaskan, keputusannya ada di tangan direktur olahraga, Igli Tare.
Nama Keita Balde telah lama dikaitkan kepindahannya ke berbagai klub Italia. Mulai Juventus, Inter Milan sampai AC Milan disebut berminat padanya. Sementara dari luar negeri ada nama West Ham serta Liverpool yang pernah dikaitkan dengannya.
Tetapi telah bukan rahasia lagi bahwa Keita hanya ingin pindah ke Juventus. Bahkan Lotito sendiri pernah mengakui bahwa Keita telah menolak gabung AC Milan serta juga West Ham sebab hanya ingin Juventus.
Dan baru-baru ini Lotito kembali ditanya soal Keita Balde Diao.
"Keita? Bursa transfer ditutup pada 31 Agustus serta semuanya ada di tangan direktur olahraga Igli Tare," ujarnya.
"Direktur olahraga mempunyai hak untuk membikin tim lebih kompetitif serta apapun yang dirinya rasa sesuai bakal diterima oleh Presiden, yang dalam faktor ini hanya sebagai penonton," sambungnya.
"Semua orang berkata mengenai kampanye transfer, tapi tidak ada yang berkata mengenai nilai dari kampanye transfer itu. Hak preogratif yang mengatur rekrutan kita ada tiga: potensi olahraga, moralitas serta performa finansial," tandasnya.
Nama Keita Balde telah lama dikaitkan kepindahannya ke berbagai klub Italia. Mulai Juventus, Inter Milan sampai AC Milan disebut berminat padanya. Sementara dari luar negeri ada nama West Ham serta Liverpool yang pernah dikaitkan dengannya.
Tetapi telah bukan rahasia lagi bahwa Keita hanya ingin pindah ke Juventus. Bahkan Lotito sendiri pernah mengakui bahwa Keita telah menolak gabung AC Milan serta juga West Ham sebab hanya ingin Juventus.
Dan baru-baru ini Lotito kembali ditanya soal Keita Balde Diao.
"Keita? Bursa transfer ditutup pada 31 Agustus serta semuanya ada di tangan direktur olahraga Igli Tare," ujarnya.
"Direktur olahraga mempunyai hak untuk membikin tim lebih kompetitif serta apapun yang dirinya rasa sesuai bakal diterima oleh Presiden, yang dalam faktor ini hanya sebagai penonton," sambungnya.
"Semua orang berkata mengenai kampanye transfer, tapi tidak ada yang berkata mengenai nilai dari kampanye transfer itu. Hak preogratif yang mengatur rekrutan kita ada tiga: potensi olahraga, moralitas serta performa finansial," tandasnya.





Post a Comment