Koeman Merasa Dirinya Dipecat Karena Giroud ?
ParlayGilaBola - Ronald Koeman tahu dirinya bakal menghadapi ancaman pemecatan di Everton, usai klub gagal mendatangkan stipser mumpuni untuk menggantikan sosok Romelu Lukaku di musim panas lalu.
Koeman dilengserkan dari posisinya seusai tim kalah 2-5 dari Arsenal di Goodison Park pekan lalu. Hasil tersebut membikin mereka kian terpuruk, dengan dua kemenangan dari sembilan pertandingan di liga domestik.
Everton sendiri telah meperbuat belanja besar di musim panas, dengan mendatangkan berbagai nama besar semacam Gylfi Sigurdsson, Wayne Rooney, serta Jordan Pickford. Tetapi mereka tidak sangatlah mencoba mencari stipser baru untuk menggantikan Lukaku, yang bergabung dengan Manchester United.
Koeman sendiri mengaku ia pernah membujuk Olivier Giroud untuk bergabung dengannya dari Arsenal, tetapi memang stipser Prancis tetap memilih bersi kukuh di Emirates sampai kini.
"Seusai kalah dari Lyon pekan lalu, saya tahu kita mengalami krisis. Saya tidak bodoh, saya tahu bagaimana sepakbola bekerja. Saya dapat membayangkan apa yang bakal terjadi. Saya yakin tetap bakal mengantarkan tim melawan Arsenal, tetapi kekalahan terjadi lagi serta saya dapat membayangkan semua kemungkinan," tutur Koeman menurut Magazine VI.
"Saya pernah berpikir bahwa saya mungkin dapat punya peluang melawan Chelsea di Piala Liga serta mungkin meraih kemenangan di laga tandang melawan Leicester serta Watford sebelum jeda Internasional."
Koeman meningkatkankan: "Giroud bakal sempurna untuk kami, tetapi di detik-detik akhir dirinya memutuskan untuk tetap tinggal di London bersama Arsenal. Faktor itu sangatlah susah diterima. Lukaku sebelumnya amat penting untuk kami, selain sebab golnya tetapi sebab tutorial bermainnya."
"Dia dapat menahan bola, dirinya sanggup mengendus gol, dirinya cepat. Kita dapat memakai bola panjang padanya apabila semua tidak bekerja. Tetapi Giroud kemudian memutuskan menolak. Kita hanya punya Wayne Rooney serta Nikola Vlasic, yang keren dengan bola di kaki mereka. Serta itu membikin kita dalam persoalan."
Koeman dilengserkan dari posisinya seusai tim kalah 2-5 dari Arsenal di Goodison Park pekan lalu. Hasil tersebut membikin mereka kian terpuruk, dengan dua kemenangan dari sembilan pertandingan di liga domestik.
Everton sendiri telah meperbuat belanja besar di musim panas, dengan mendatangkan berbagai nama besar semacam Gylfi Sigurdsson, Wayne Rooney, serta Jordan Pickford. Tetapi mereka tidak sangatlah mencoba mencari stipser baru untuk menggantikan Lukaku, yang bergabung dengan Manchester United.
Koeman sendiri mengaku ia pernah membujuk Olivier Giroud untuk bergabung dengannya dari Arsenal, tetapi memang stipser Prancis tetap memilih bersi kukuh di Emirates sampai kini.
"Seusai kalah dari Lyon pekan lalu, saya tahu kita mengalami krisis. Saya tidak bodoh, saya tahu bagaimana sepakbola bekerja. Saya dapat membayangkan apa yang bakal terjadi. Saya yakin tetap bakal mengantarkan tim melawan Arsenal, tetapi kekalahan terjadi lagi serta saya dapat membayangkan semua kemungkinan," tutur Koeman menurut Magazine VI.
"Saya pernah berpikir bahwa saya mungkin dapat punya peluang melawan Chelsea di Piala Liga serta mungkin meraih kemenangan di laga tandang melawan Leicester serta Watford sebelum jeda Internasional."
Koeman meningkatkankan: "Giroud bakal sempurna untuk kami, tetapi di detik-detik akhir dirinya memutuskan untuk tetap tinggal di London bersama Arsenal. Faktor itu sangatlah susah diterima. Lukaku sebelumnya amat penting untuk kami, selain sebab golnya tetapi sebab tutorial bermainnya."
"Dia dapat menahan bola, dirinya sanggup mengendus gol, dirinya cepat. Kita dapat memakai bola panjang padanya apabila semua tidak bekerja. Tetapi Giroud kemudian memutuskan menolak. Kita hanya punya Wayne Rooney serta Nikola Vlasic, yang keren dengan bola di kaki mereka. Serta itu membikin kita dalam persoalan."





Post a Comment